
Amal ibadah akan diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala, jika memenuhi dua syarat.
Pertama: -Ikhlas. Artinya, beribadah hanya kepada-Nya saja dan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,- “Sesungguhnya Allah tidak menerima satu amalan, kecuali amalan yang diikhlaskan untuk-Nya dan untuk mencari wajah-Nya.” (HR. An-Nasa’i)
- إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ“Sesunguhnya amal itu tergantung niatnya.”
-...